Senin, 01 Februari 2016

Pengertian HTML Beserta Tag-Tag nya

Apa sih Tag HTML itu ?

Seperti yang sudah saya bahas di atas Tag HTML adalah kata kunci yang berada di antara kurung sudut.
Tag html ini mempunyai format sebagai berikut :
<nametag>.........</nametag>
Jadi disetiap awalan tag HTML harus selalu ditutup dengan </...> ( Slash nametag )












Apa Fungsi Tag HTML ?

Fungsi Tag HTML adalah untuk membuat tampilan WEB yg kita buat menjadi lebih menarik, kebayangkan jika kita mendesign web tanpa menggunakan tag html, pasti akan keliatan membosankan, tulisan dimana-mana :v .

Macam Macam Tag HTML beserta fungsinya lengkap akan saya bahas di bawah ini




TagKeterangan
<!-- ... -->Digunakan untuk memberi sebuah komentar atau keterangan. Kalimat yang terletak pada kontiner ini tidak akan terlihat pada browser
<!DOCTYPE> Mendefinisikan informasi tipe dokumen 
<a>Mendefinisikan sebuah anchor, tetapi lebih tepat jika diartikan sebagai tautan dikarenakan tautan ini digunakan untuk saling menautkan antara satu dokumen HTML ke dokumen HTML yang lain 
<abbr>Digunakan untuk menguraikan satu ungkapan yang disingkat dan Anda dapat memberikan informasi bermanfaat kepada penelusur-penulusur page source(halaman sumber kode) / pembaca layar, sistem terjemahan dan mesin pencari yang berasal dari singkatan yang sudah diuraikan, tetapi saat di browser uraian tersebut tidak akan tampil dan hanya sebagai informasi saja
<acronym>Mendefinisikan akronim / fungsi tag ini kurang lebih sama dengan tag <abbr>
<address>Mendefinisikan informasi kontak untuk penulis/pemilik dokumen
<applet>Digunakan untuk memasukan file java kedalam dokumen HTML
<area />Mendefinisikan daerah yang dapat diklik (link) pada peta gambar
<b>Membuat teks tebal
<base />Mendefinisikan URL dasar/target untuk semua URL relatif dalam dokumen
<basefont />Membuat atribut teks default, seperti warna, ukuran, jenis font untuk semua teks dalam dokumen
<bdo>Digunakan untuk menimpa arah teks
<big>Memperbesar ukuran teks sebesar satu point dari defaultnya
<blink>Membuat teks berkedip
<blockquote>Mendefinisikan sebuah kutipan panjang. Pada saat di browser teks akan tampil menjorok kedalam 
<body>Mendefinisikan body/isi dokumen HTML, berfungsi untuk menentukan bagaimana isi suatu dokumen ditampilkan di web browsernya. Isi dokumen tersebut dapat berupa teks, gambar, animas, link dan seterusnya
<br />Memberi baris baru/pindah baris
<button>Mendefinisikan sebuah tombol diklik
<caption>Membuat caption pada tabel
<center>Untuk perataan tengah terhadap teks atau gambar 
<cite>Mendefinisikan kutipan
<code>Mendefinisikan sebuah bagian dari kode komputer
<col />Mendefinisikan nilai atribut dari satu kolom atau lebih dalam sebuah tabel
<colgroup>Menentukan kelompok dari satu kolom atau lebih dalam sebuah tabel untuk performatan
<dd>Mendefinisikan deskripsi dari item dalam daftar definisi
<del>Untuk memberi garis tengah pada teks/mencoret teks
<dfn>Mendefinisikan sebuah istilah definisi
<dir>Mendefinisikan sebuah daftar direktori
<div>Mendefinisikan sebuah section dalam dokumen 
<dl>Mendefinisikan sebuah daftar definisi
<dt>Mendefinisikan istilah (item) dalam daftar definisi
<em>Membuat teks miring. Fungsi tag ini sama dengan tag <i> tetapi tag <em> yang lebih dianjurkan/ditekankan pada penggunaan untuk teks miring
<embed>Digunakan untuk memasukkan file video atau file musik
<fieldset>Untuk mengelompokkan elemen-elemen yang terkait dalam form / membuat seperti frame-box di dalam form
<font>Mendefinisikan jenis font, warna dan ukuran untuk teks
<form>Mendefinisikan sebuah form HTML untuk input form
<frame />Mendefinisikan frame dalam fremeset
<frameset>Mendefinisikan satu set frame
<h1> to <h6>Digunakan untuk menunjukkan awal dari suatu header/judul dari dokumen HTML tersebut.
<head>Digunakan untuk memberikan informasi tentang dokumen tersebut
<hr />Membuat garis horisontal
<html>Mendefinisikan root dari suatu dokumen HTML
<i>Membuat teks miring
<iframe>Mendefinisikan sebuah inline frame
<img />Berfungsi untuk menampilkan gambar pada dokumen HTML
<input />Mendefinisikan input field pada form
<ins>Membuat teks bergaris bawah
<kbd>Mendefinisikan teks yang di input dari keyboard
<label>Mendefinisikan label untuk sebuah elemen <input>
<legend>Mendefinisikan sebuah caption untuk elemen <fieldset>
<li>Digunakan untuk menampilkan informasi dalam bentuk item daftar 
<link />Mendefinisikan hubungan antara dokumen dan sumber eksternalnya
<listing>Fungsi tag ini sama dengan tag <pre> dan dianjurkan menggunakan tag <pre> karena tag <listing> tidak layak/diprotes
<map>Mendefinisikan client-side peta gambar
<marquee> Membuat teks berjalan secara vertikal atau horisontal
<menu>Mendefinisikan sebuah daftar menu
<meta />Mendefinisikan metadata tentang sebuah dokumen HTML
<nobr>Mencegah ganti baris pada teks atau gambar
<noframes>Jika browser user tidak mendukung frame
<noscript>Jika browser user tidak mendukung client-side scripts
<object>meletakkan embed sebuah objek
<ol>Mendefinisikan daftar dalam format penomoran
<optgroup>Menampilkan beberapa pilihan yang sudah dikelompokkan dalam bentuk sebuah daftar drop-down
<option>Menampilkan beberapa pilihan yang berbentuk dalam sebuah daftar drop-down
<p>Membuat sebuah paragraf
<param />Mendefinisikan sebuah parameter untuk objek
<pre>Membuat teks dengan ukuran huruf yang sama
<q>Mendefinisikan sebuah kutipan singkat
<s>Untuk memberi garis tengah pada teks/mencoret teks, fungsi tag ini sama dengan tag <del> tetapi tag <s> tidak dianjurkan sebagai gantinya menggunakan tag <del>
<samp>Mendefinisikan contoh keluaran dari program komputer
<script>Mendefinisikan client-side script
<select>Membuat daftar drop-down
<small>Memperkecil ukuran teks dari ukuran defaultnya
<span>Mendefinisikan sebuah section dalam dokumen 
<strike>Untuk memberi garis tengah pada teks/mencoret teks, fungsi tag ini sama dengan tag <del>
<strong>Membuat teks tebal, fungsi tag ini sama dengan tag <b>
<style>Mendefinisikan informasi style untuk dokumen HTML
<sub>Memberikan efek subscript pada teks
<sup>Memberikan efek superscript pada teks
<table>Membuat tabel
<tbody>Untuk mengelompokkan isi body di dalam sebuah tabel
<td>Mendefinisikan sel di dalam sebuah tabel
<textarea>Mendefinisikan sebuah kontrol input multiline
<tfoot>Untuk mengelompokkan isi footer di dalam sebuah tabel
<th>Mendefinisikan sel header di dalam  sebuah tabel
<thead>Untuk mengelompokkan isi header di dalam sebuah tabel
<title>Membuat judul untuk dokumen HTML
<tr>Membuat baris di dalam sebuah tabel
<tt>Mendefinisikan teletype text
<u>Membuat teks bergaris bawah, fungsi tag ini sama dengan tag <ins> tetapi tag <u> tidak dianjurkan untuk kategori HTML text formatting melainkan termasuk kategori HTML Style
<ul>Mendefinisikan daftar dalam format bullet
<var>Mendefinisikan sebuah variabel
<xmp>Mendefinisikan preformatted text, fungsi tag ini sama dengan tag <pre>

Senin, 18 Januari 2016

Pengertian Database


P
angkalan data atau basis data (bahasa Inggris: database), atau sering pula dieja basisdata, adalah kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut. Perangkat lunak yang digunakan untuk mengelola dan memanggil kueri (query) basis data disebut sistem manajemen basis data (database management system, DBMS). Sistem basis data dipelajari dalam ilmu informasi.
Istilah "basis data" berawal dari ilmu komputer. Meskipun kemudian artinya semakin luas, memasukkan hal-hal di luar bidang elektronika, artikel ini mengenai basis data komputer. Catatan yang mirip dengan basis data sebenarnya sudah ada sebelum revolusi industri yaitu dalam bentuk buku besar, kuitansi dan kumpulan data yang berhubungan dengan bisnis.
Konsep dasar dari basis data adalah kumpulan dari catatan-catatan, atau potongan dari pengetahuan. Sebuah basis data memiliki penjelasan terstruktur dari jenis fakta yang tersimpan di dalamnya: penjelasan ini disebut skema. Skema menggambarkan obyek yang diwakili suatu basis data, dan hubungan di antara obyek tersebut. Ada banyak cara untuk mengorganisasi skema, atau memodelkan struktur basis data: ini dikenal sebagai model basis data atau model data. Model yang umum digunakan sekarang adalah model relasional, yang menurut istilah layman mewakili semua informasi dalam bentuk tabel-tabel yang saling berhubungan di mana setiap tabel terdiri dari baris dan kolom (definisi yang sebenarnya menggunakan terminologi matematika). Dalam model ini, hubungan antar tabel diwakili denga menggunakan nilai yang sama antar tabel. Model yang lain seperti model hierarkis dan model jaringan menggunakan cara yang lebih eksplisit untuk mewakili hubungan antar tabel.
Istilah basis data mengacu pada koleksi dari data-data yang saling berhubungan, dan perangkat lunaknya seharusnya mengacu sebagai sistem manajemen basis data (database management system/DBMS). Jika konteksnya sudah jelas, banyak administrator dan programer menggunakan istilah basis data untuk kedua arti tersebut.   

    Lingkungan basis data
Lingkungan basis data adalah sebuah habitat di mana terdapat basis data untuk bisnis. Dalam lingkungan basis data, pengguna memiliki alat untuk mengakses data. Pengguna melakukan semua tipe pekerjaan dan keperluan mereka bervariasi seperti menggali data (data mining), memodifikasi data, atau berusaha membuat data baru. Masih dalam lingkungan basis data, pengguna tertentu tidak diperbolehkan mengakses data, baik secara fisik maupun logis. (Koh, 2005, dalam Janner Simarmata & Imam Paryudi 2006: 33). 

Tahapan perancangan basis data
Perancangan basis data merupakan upaya untuk membangun sebuah basis data dalam suatu lingkungan bisnis. Untuk membangun sebuah basis data terdapat tahapan-tahapan yang perlu kita lalui yaitu:


  1. Perencanaan basis data
  2. Mendefinisikan sistem
  3. Analisa dan mengumpulkan kebutuhan
  4. Perancangan basis data
  5. Perancangan aplikasi
  6. Membuat prototipe
  7. Implementasi
  8. Konversi data
  9. Pengujian
  10. Pemeliharaan operasional
Bahasa pada basis data
Terdapat tiga jenis bahasa komputer yang digunakan saat kita ingin membangun dan memanipulasi sebuah basis data, yaitu:



1.    Data Definition Language (DDL)

Data Definition Language (DDL) merupakan sub bahasa SQL yang digunakan untuk membangun kerangka database.  Atau juga merupakan kelompok perintah yang berfungsi untuk mendefinisikan atribut-atribut database, table, atribut kolom, batasan-batasan terhadap suatu atribut serta hubungan antar table.
Yang termasuk kelompok DDL ini adalah :
  • CREATE : Perintah ini digunakan untuk membuat, termasuk di antaranya membuat database baru, tabel baru, view baru, dan kolom.
Contoh :
> create table mahasiswa (nim  char(8) primary key,nama_mahasiswa  varchar(20),nilai integer(3),alamat  varchar(25);
  • ALTER : Perintah ini digunakan untuk mengubah struktur tabel yang telah dibuat. Pekerjaannya mencakup mengganti nama tabel, menambah kolom, mengubah kolom, menghapus kolom, maupun memberikan atribut pada kolom.
Contoh :
>alter table mahasiswa rename wisudawan;
  • DROP : Perintah ini digunakan untuk menghapus database dan tabel.
Contoh :
>Alter table ‘mahasiswa’ drop ‘alamat’;

2.      DML (Data Manipulation Language )

Data Manipulation Language (DML) merupakan sub bahasa SQL yang digunakan untuk memanipulasi data dalam database yang telah terbuat.
Perintah yang digunakan, di antaranya
           INSERT : Perintah ini digunakan untuk menyisipkan atau memasukkan data baru ke dalam tabel. Penggunaannya setelah database dan tabel selesai dibuat.
Contoh :
Insert into mahasiswa values (“08052926”, “Frenky”,”70”);

           SELECT : Perintah ini digunakan untuk mengambil data atau menampilkan data dari satu tabel atau beberapa tabel dalam relasi. Data yang diambil dapat kita tampilkan dalam layar prompt MySQL secara langsung maupun ditampilkan pada tampilan aplikasi.
Contoh :
Select nama_mahasiswa from mahasiswa where nilai = 70;
           UPDATE : Perintah ini digunakan untuk memperbarui data lama menjadi data terkini. Jika Anda memiliki data yang salah atau kurang up to date dengan kondisi sekarang, maka dapat diubah isi datanya menggunakan perintah UPDATE.
Contoh:
                        >mahasiswa set nim = ‘08052926’ = 08052927;
           DELETE : Perintah ini digunakan untuk menghapus data dari tabel. Biasanya data yang dihapus merupakan data yang sudah tidak diperlukan lagi. Pada saat menghapus data, perintah yang telah dijalankan tidak dapat digagalkan, sehingga data yang telah hilang tidak dapat dikembalikan lagi
Contoh :
>delete form mahasiswa;

3.      Data Control Language (DCL)

Data Control Language (DCL) merupakan sub bahasa SQL yang digunakan untuk melakukan pengontrolan data dan server databasenya.
Perintah DCL, di antaranya:
           GRANT : Perintah ini digunakan untuk memberikan hak/ijin akses oleh administrator (pemilik utama) server kepada user (pengguna biasa). Hak akses tersebut berupa hak membuat (CREATE), mengambil (SELECT), menghapus (DELETE), mengubah (UPDATE), dan hak khusus berkenaan dengan sistem databasenya.
           REVOKE : Perintah ini memiliki kegunaan terbalik dengan GRAND, yaitu untuk menghilangkan atau mencabut hak akses yang telah diberikan kepada user oleh administrator.



      Perangkat lunak basis data
Perangkat lunak basis data yang banyak digunakan dalam pemrograman dan merupakan perangkat basis data aras tinggi (high level):




Selain perangkat lunak di atas, terdapat juga perangkat lunak pemrograman basis data aras rendah (low level), di antaranya: